Peristiwa

Pasien Poli Mata BPJS Merasa Ditelantarkan RSJK

TASIKMALAYA – Pasien Poli Mata yang menggunakan Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) merasa diperlakukan tidak adil oleh pihak Rumah Sakit Jasa Kartini (RSJK) Kota Tasikmalaya.

Mereka menunggu beberapa jam tanpa dilayani, berbeda dengan pasien biasa yang langsung dilayani.

Warga Perum Baetul Jannah Kelurahan Linggajaya Lecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Ujang Hidayatullah merasa diabaikan dan diterlantarkan pihak RSJK. Ia bersama pasien lain pengguna BPJS seolah “diapi lainkeun” tanpa alasan jelas, tanpa ada konfirmasi apapun dari manajemen RSJK.

“Bukan hanya saya, tapi puluhan pasien poli mata BPJS lain juga mendapat perlakuan sama. Kami ditelantarkan beberapa jam,” kata Ujang, Kamis, 22 November 2018.

Menurut Ujang kejanggalan sangat terlihat ketika melihat pasien non BPJS berobat dengan lancar. Berbeda dengan dia yang terus menunggu tanpa ada kepastian.

Ujang pun berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya melakukan inpeksi mendadak agar tahu pelayanan RSJK.

“Intinya pilih kasih karena kami pakai BPJS kali,” ucapnya.

Kepala Bagian BPJS RSJK, Gautama menjelaskan adanya pengabaian karena keterlambatan dokter. Persoalan ini telah selesai sehingga tidak ada pasien yang ditelantarkan.

“Tadi sudah islah antara Pak Ujang dan dokter. Sudah dilayani sehingga tak ada persoalan lagi sehingga tidak ada penelantaran pasien,” kata Gautama yang dikonfirmasi Jum’at, 23 November 2018. (Budi Hartono)

Baca Juga  Heboh Video Pria Beriket Marahi Dinas Pariwisata, Perekam Malah Asyik Tersenyum
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close