Tasikmalaya – Patriot Desa bekerja sama dengan Bank BJB menggelar Pelatihan Ekonomi Masyarakat (PAKEM) serta sosialisasi program Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) bagi pelaku UMKM dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), kegiatan diadakan di Aula Desa Sirnagalih, Kec. Cigalontang, Kab Tasikmalaya, Senin, (20/6/2022).

Dalam kegiatan tersebut turut hadir SSPMD Patriot Desa, Kepala Desa Sirnagalih, Ketua MUI, perwakilan BJB Cabang Singaparna, Pelaku UMKM, serta DKM Desa Sirnagalih.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sirnagalih Mu’min Suhendar mengatakan rasa terimakasihnya kepada Patriot Desa dan Penggerak lokal atas upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam bidang ekonomi di Desa Sirnagalih.

“Pelaku usaha di Desa Sirnagalih harus melek teknologi dan informasi, beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta memanfaatkan peluang sekecil apapun apalagi program-program yang bersumber dari pemerintahan seperti pembuatan legalitas (NIB,PIRT, dll)”, katanya,

Mu’min berpesan pelaku UMKM Desa Sirnagalih diupayakan agar memperbaiki kemasan supaya mampu bersaing dengan produk lain, serta bisa meningkatkan jangkauan pemasaran menjadi lebih luas dengan memanfaatkan teknologi.

“Produk sederhana seperti basreng, cimol, rengginang, yang dulu dipandang barang murah jika ditingkatkan kemasannya, dilengkapi legalitasnya, dan menggunakan strategi pemasaran yang tepat akan mampu menjangkau pasar yang lebih luas lagi”.

Terkait permodalan, Mu’min juga menyinggung bahwa sekarang ini banyak masyarakat yang mengambil jalan pintas salah satunya dengan meminjam uang kepada lembaga tertentu dengan bunga yang sangat tinggi, kalau dalam istilah orang sunda dinamakan ‘Bank Emok’, yang secara hitungan bunga ataupun sistem penagihannya tidak humanis bahkan mencekik masyarakat.

“Harapannya dengan kehadiran Bank BJB di acara ini bisa memberikan alternatif masyarakat untuk mendapatkan permodalan dengan bunga yang ringan”, pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan BJB Cabang Singaparna, Zulfikar mengatakan Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) merupakan program bersama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama bank bjb. Mesra merupakan kredit tanpa agunan dengan nilai kredit Rp 500 ribu sampai Rp 5 juta. Kreditur hanya dikenai biaya administrasi saja.

“Merespon yang disampaikan pak Kuwu tadi, Kredit Mesra salah satu tujuannya adalah membantu masyarakat agar terhindar dari pinjol (pinjaman online) yang (bunganya) mencekik, kemudian agar terhindar dari jeratan rentenir atau bank emok serta lembaga-lembaga peminjam ilegal lainnya”

Zulfikar juga menambahkan bahwa Kredit bjb Mesra diberikan secara berkelompok yang terdiri dari 5 sampai dengan 10 orang, dengan jangka waktu maksimal 12 bulan.
Selain Kredit Mesra, BJB juga memiliki program PESAT (Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu).

“Melalui program ini, BJB memberikan serangkaian Pelatihan untuk meningkatkan kualitas pelaku UMKM seperti, Pelatihan Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga, Pelatihan Komunikasi Kelompok, Pelatihan Manajemen Usaha, Pelatihan Pengelolaan Keuangan Usaha, dan lain sebagainya” Pungkasnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.