Inspiratif

Pelopor Pemberdayaan Kebun Karet di Cidolog

MediaDesa.idCIAMIS – Pemuda jebolan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta asal Desa Cidolog kecamatan Cidolog Kabupaten Ciamis sukses menjadi pelopor perkebunan karet di daerahnya.

Dadan Andriana SH (40) mantap untuk melanjutkan usaha yang dirintis oleh orang tuanya sebagai transmigran petani karet di Palembang Sumatera Selatan, seusai menamatkan kuliah pada tahun 2002, sembari menunggu lowongan pekerjaan di instansi pemerintahan, Dadan membantu mengurus perkebunan karet milik ayahnya dan merintis di daerah Cidolog.

Melihat potensi menjanjikan perkebunan karet Dadan memilih untuk fokus menggeluti bidang pertanian yang diwariskan orang tuanya, bermodal hasil penjualan getah karet di Palembang bersama orang tuanya ia mulai membuka lahan perkebunan karet di Cidolog.

loading...

“Potensi pengembangan karet sangat besar di Cidolog untuk memanfaatkan lahan yang tidak produktif”, Tutur pria sulung 4 bersaudara ini.

Saat ditemui Media Desa ia memaparkan bagaimana usahanya untuk mengajak masyarakat di daerahanya berkebun karet.

“Tahun 2015 saya membuat program membagikan 25.000 bibit karet sebagai modal dengan sistem pengembalian setelah pohon karet dapat dipanen dengan cara mencicil” ungkapnya membuka pembicaraan.

“Ada sekitar 60 orang yang mengambil sekarang sudah tiga tahun mereka mulai merasakan hasil panennya” lanjutnya.

Dari penuturannya program yang jalankan diikuti petani dari Desa Cidolog, Beber, Ciparay dan Bojong Malang. Proses edukasi penyuluhan ia lakukan secara sukarela dengan mengumpulkan petani di kedusunan. Materi motivasi potensi keuntungan karet dan teknis budidaya serta perawatan rutin ia lakukan dengan berkunjung ke petani di Desa binaannya.

“Kini para petani mulai menuai hasilnya, minimal 1,5 kuintal karet perbulan dapat dihasilkan dari seorang petani” lanjutnya.

“Harga ditingkat petani sebesar Rp 7.000/kg cukup sebagai penghasilan tambahan bagi petani, lagi pula menyadap pohon karet tidak seberat bekerja sebagai buruh kasar” Ungkap Dadan.

Baca Juga  Disabilitas bukan Hambatan bagi Negara

Saat Tim Media Desa berkunjung ke kebun karet miliknya, Dadan memperlihatkan pohon yang sudah berproduksi, dibantu oleh 4 orang warga Desa yang menyadap pohon karet dengan sistem upah bagi hasil usahanya telah membantu dalam pemberdayaan warga di daerahnya.

“Saya tidak memaksakan petani binaan untuk menjual karet pada saya, namun mereka sendiri yang datang. Dari hasil panen yang saya dapatkan ditambah dari mengepul dari petani, saya menjual ke pengepul dari luar daerah yang datang langsung kesini.” paparnya.

Dari perhitungannya sekira 25 ton getah karet perbulan dapat dihasilkan bila produksinya maksimal dari kebun karet binaannya, sebagai usaha tambahan dari pekerjaan utama warga masyarakat di daerahnya nilai tersebut cukup menggiurkan.

“Niat saya lebih ke sosial bersama warga, para petani saat masa awal yang kekurangan karena belum menghasilkan tidak sungkan untuk minta bantuan bagi kebutuhan sehari-hari, selama saya mampu saya berusaha membantunya” Ujar Dadan.

“Kini setelah karet dapat dipanen mereka banyak yang berterim kasih dengan program yang saya gagas, bahkan ada pegawai honorer yang sebelum berangkat kerja menyadap karet dulu mengatakan hasil karet jauh lebih besar daripada honor di tempat kerjanya.” Ujar Dadan menutup pembicaraan.

Sosok Dadan Andriana adalah oase di padang pasir bagi warga di Daerah Cidolog Cimaragas, berlatar belakang pendidikan Hukum, dengan ketekunan dan kesabaran merintis perkebunan karet didaerahnya kini telah membantu warga masyarakat memperoleh pengasilan.

Meskipun bidang keilmuan yang ditekuni bukanlah pendidikan yang geluti dibangku kuliah selama lima tahun bermodal dari pengalaman yang diajarkan orang tua dan niat membantu untuk mengembangkan potensi di daerahnya sedikit tidak ia telah menggerakan geliat ekonomi di pedesaan.

Baca Juga  Imat, Petani Muda yang Menginspirasi

Salah satu pesan yang ia sampaikan bagi para generasi muda untuk jeli melihat peluang di daerahnya serta menanamkan jiwa membantu sesama untuk kemaslahatan. (Doni S)

Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close