Sejarah

Pendekar di Pelosok Desa

Di kaki Gunung Galunggung, tepatnya di Bantarpayung Desa Cisaruni Kecamatan Padakembang Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, terdapat sebuah paguron (perguruan) Gembang Sekar Pusaka Bantarpayung yang telah berdiri sejak tahun 1928 masehi, dan hingga kini budaya pencak silat tradisional masih dilestarikan dan dipertahankan secara turun temurun. Sebuah paguron (perguruan) yang keberadaanya sudah ada pada masa kolonialisme Belanda, namun hingga kini paguron tersebut kokoh berdiri meski kerasnya zaman berusaha menenggelamkan tradisi yang sudah menjadi turun temurun itu.

Keberadaan seni pencak silat tradisional di Indonesia sudah mulai pudar terkikis oleh perkembangan zaman lewat pencampuran budaya, dan ini menjadi motivasi terbesar untuk mempertahankan budaya asli sunda agar tetapi terjaga keberadaannya. Tentu ini terjadi tidak terlepas dari dukungan masyarakat sekitar maupun masyarakat di luar daerah yang menuntut agar budaya sunda tetap terjaga kemurniannya. Semoga dari paguron ini bisa melahirkan para pendekar pesilat yang berbudi luhur, berbudaya, dan mencintai adat istiadat yang diwariskan leluhur.

Di padepokan tersebut, para santri-santriyah tidak hanya diajarkan seni bela diri silat semata, melainkan dididik agama yang kuat dan kental akan ke-Islaman, membuat para santri-santriyah bukan hanya menjadi seorang kesatria bertubuh keker yang lihai bertarung, namun juga memiliki akhlak mulia dan santun. Ini memang sejalan dengan cita-cita bangsa, bahwa kita bangsa Indonesia haruslah menjadi pribadi tangguh, karena ratusan tahun kita dijajah, membuat mental bangsa kita menjadi tangguh dan tidak kenal putus asa.

loading...

Dilain itu pula, bangsa kita yang memiliki corak ketimuran, harus bisa menjunjung tinggi norma, budaya dan istiadat kesantunan yang diajarkan Islam sebagai agama yang menjadi rahmat bagi semesta alam. Semoga dengan adanya padepokan ini, menjadikan motivasi untuk masyarakat kita, bahwa tubuh kekar dan mahir bela diri, tidak akan merubah keadaan, tanpa dukungan akhlaqul karimah anak bangsa.

Baca Juga  Mozaik Garut yang Hilang (Tamat)

Oleh : Abdulloh Aziz

Loading...

Tinggalkan Balasan

Cek juga

Close
error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close