Peristiwa

Peradi, “Sekda Kodir Harus Berani Sebut Uu Ruzhanul Ulum”

TASIKMALAYA – Ditersangkakannya Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Kodir bersama lima ASN dibawahnya dan tiga sipil dinilai Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Tasikmalaya belum menangkap rasa keadilan masyarakat.

Pasalnya yang ditersangkakan baru orang yang turut serta (Made Dader) belum pada pelaku sebenarnya, aktor intelektual yang memerintah.

“Kami nilai belum menyentuh rasa keadilan masyarakat secara penuh. Yang ditangkap karena melaksanakan perintah dari yang memiliki jabatan tinggi lagi,” kata Wakil Ketua DPC Peradi Tasikmalaya, Jajat Sudrajat, Minggu, 18 November 2018.

Menurut Jajat, Sekda Kodir harusnya berani menyebut keterlibatan Bupati Tasikmalaya kala itu, Uu Ruzhanul Ulum. Pengakuan karena butuh uang tidak diperdalam karena Kodirnya juga tidak berterus terang untuk apa butuh uang sebesar itu.

“Kami baca dibeberapa media, Polda bilang mens area (niat jahat) semua ada di Sekda. Tapi apakah betul pengakuan Kodir sebatas karena butuh uang saja. Kami kira kebutuhan itulah yang harus digali dan meminta Kodir jangan takut mengungkap untuk apa uang tersebut,” ujarnya.

Jajat pun merasa kuwatir ada ketakutan tersendiri dalam diri Kodir karena kalau Uu Ruzhanul Ulum diseret akan menimbulkan ketidak kondusifan Jawa Barat. Pasalnya Uu baru saja menjadi Wakil Gubernur yang rentan dengan campur tangan politik dalam penegakan hukum di Jawa Barat.

“Maka hanya keberanian Kodir yang bisa memenuhi rasa keadilan masyarakat ini. Dengan menjadi justice kolaborator, akan membuat terang benderang segala kasus korupsi di Tasikmalaya,” ucap Jajat.

Dilansir dari detik.com, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes Samudi menjelaskan dalam kasus Hibah 2017 Kabupaten Tasikmalaya, mens rea atau ada tidaknya niat jahat pemotongan berasal dari Sekda Abdul Kodir. Menurutnya, Sekda membutuhkan dana sehingga melakukan tindak pidana korupsi. (Mesa)

Baca Juga :  Banyaknya Penyelenggara Pemilu Meninggal, PMII STAINU Minta Pemilu Serentak Dikaji Ulang
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close