Teknologi

Petambak Desa Kalibuntu Siasati Perubahan Cuaca Ekstrem Dengan Katup Gadis

PROBOLINGGO – Katup Gadis (Buka Tutup, Garam Jadi Super) merupakan inovasi Desa Kalibuntu yang mampu menyabet juara I Inovasi Teknologi Award Provinsi Jatim 2018. Katup Gadis merupakan sebuah sistem buka tutup (On-Off System) dalam Rumah Produksi Garam (RPG) yang dikembangkan para petambak garam untuk siasati perubahan cuaca secara cepat dan efektif.

Desa Kalibuntu terletak di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Katup Gadis ini keluar sebagai juara untuk kategori inovasi teknologi bidang agribisnis. Inovatornya adalah kelompok Pugar (pengembangan usaha tambak garam rakyat).

Sistem Katup Gadis beroperasi dengan cara memanfaatkan terpal plastik. Lahan tambak garam dilapisi dengan terpal untuk bagian bawahnya, kemudian di atasnya diberi penyangga, sebagai tempat terpal lain, menutup lahan di bawahnya.

Saat cuaca terik, terpal yang di atas dibuka. Tetapi jika hujan datang, maka terpal itu digunakan sebagai penutup garam, yang masih dalam hamparan. Jadi, meski musim hujan, para petambak garam tetap berpoduksi.

Gagasan penggunaan Katup Gadis ini telah dimulai sejak 2016 lalu lewat sejumlah pelatihan. Setahun berikutnya, mulai melakukan uji coba dan hasilnya cukup bagus. Sehingga kemudian di awal tahun 2018, diterapkan oleh Kelompok Petambak Garam Kalibuntu Sejahtera.

Inovasi ini melindungi tambak garam dari hujan, yang dapat turun sewaktu-waktu dan merusak tambak. Saat hujan turun, tambak akan ditutup. Kemudian setelah hujan reda, tutup kembali dibuka. Dengan demikian, garam bisa terlindungi dari hujan.

Inovasi ini sangat aplikatif, karena tidak memerlukan biaya besar dan bersifat adaptif. Rencananya inovasi teknologi Katup Gadis ini, akan diterapkan ke seluruh kawasan tambak di Kabupaten Probolinggo.

Penulis : Mesa
Sumber : Kemendes PDTT

Baca Juga :  Cek Smartphone Anda, Mulai Februari 2020 Tak Bisa Lagi Gunakan WhatsApp

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close
%d blogger menyukai ini: