Peristiwa

PMII Dan IMM : Kasus Hibah Hanya Bagian Kecil

TASIKMALAYA – Ditahannya Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Kodir bersama lima pejabat lain serta tiga orang non PNS diapresiasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Tasikmalaya.

Pasalnya pengungkapan kasus tersebut sebagai salah satu bukti bahwa Pemerintaha Bersih bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme belum terwujud di Kabupaten Tasikmalaya.

“Tapi kasus ini hanya sebagian kecil. Kami warga Tasikmalaya minta kasus lain pun dibongkar,” kata Ketua PMII Kabupaten Tasikmalaya, Lutfi Lutfiansyah, Jum’at, 16 November 2018.

Menurut Lutfi, terungkapnya kasus tersebut harus menjadi Pekerjaan Rumah para penegak hukum untuk membuka kasus lain. Apalagi sangat memungkinkan ada tangan kekuasaan lain lebih tinggi yang bermodus sama dalam proyek tertentu.

“Kami rasa itu sebagian kecil saja karena yang jadi persoalan hari ini keganjilan ada tapi pembuktian yang perlu digali,” ujarnya.

Wakil Bendahara I Ikatan Mahasiswa Muhammadiah (IMM), Slamet Khoirul Rifqi berharap semua elemen ikut andil dalam mengawasi proses hukum tersebut.

Pasalnya tanpa peran masyarakat, segencar apapun penegakan hukum, perilaku korup akan terus mewabah dilingkungan birokrasi pemerintah.

“Usut lebih keatas dan akar lagi. Termasuk kasus lain yang mungkin sama selalu ada potongan. Apalagi tempo lalu Kejati telah menggeledah Dinas PUPR,” tuturnya.

Polda Jabar menggelar ekspos, tadi pagi dan telah menahan sembilan tersangka pemotonga dana hibah ke 21 Pesantren di Kabupaten Tasikmalaya. (Budi Hartono)

Baca Juga  1,8 Juta Warganet Dukung Petisi Korban Bullying dan Penganiayaan Anak
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close