Pemerintahan

PMII Kota Tasik Minta DPRD Berperan Aktif Tangani Wabah Corona

TASIKMALAYA – Wabah Virus Corona (COVID-19) terus memunculkan cerita-cerita solidaritas, masyarakat mulai menginisiasi gerakan saling membantu terutama untuk kelompok rentan yang paling terdampak, juga para tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan menangani pandemi wabah virus ini, tak terkecuali PMII Kota Tasikmalaya.

Ketua PMII Kota Tasikmalaya Pipin Hidayat mengatakan bahwa setiap lapisan masyarakat harus ambil peran sesuai kemampuan dan kapasitas masing-masing, ia juga mengatakan bahwa setiap orang harus saling mengingatkan agar saling tetap waspada.

Terkait Kota Tasikmalaya yang saat ini mejadi salah satu daerah yang terkena dampak Pandemi Covid-19, ia mengatakan bahwa masalah ini harus menjadi perhatian khusus semua elemen masyarakat dan Pemerintah, terlebih pertanggal 30 Maret 2020 situasi Pandemi Virus Corona (COVID-19) di Kota Tasikmalaya ada 295 ODP, 10 PDP, dan 6 Positif Virus Corona (COVID-19).

Ia berpendapat bahwa peran pemerintah dan semua pihak dalam penangan wabah ini sangat diperlukan tidak hanya solusi tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman. Dampak nyata dari wabah virus corona yang saat ini terjadi adalah di sektor ekonomi, karena hampir dari semua masyarakat merasakannya.

“Berbagai langkah dan kebijakan telah dikeluarkan oleh pemerintah daerah dalam menanggulangi kasus ini, PC PMII Kota Tasikmalaya mendorong dan mendukung berbagai langkah dan kebijakan tersebut, tetapi DPRD Kota Tasikmalaya harus berperan aktif dalam mengawasi setiap keputusan yang diambil oleh Pemda agar setiap langkah tepat sasaran dan dirasakan dampaknya oleh masyarakat” ujar Pipin (31/03/2020).

Menurut nya secara kelembagaan DPRD mempunyai peran yang sangat strategis dalam menanggulangi virus ini. Untuk itu pihaknya meminta kepada DPRD Kota Tasikmalaya untuk terlibat dalam penanganan covid-19 karena hal ini sangat dibutuhkan kesadaran dari berbagai unsur pemerintahan supaya wabah pandemi covid-19 dapat segera teratasi.

Baca Juga :  SK Gubernur Jabar Soal Pengendalian Covid 19 di Lingkungan Pesantren Dinilai Cacat Moral

“Hadirnya seorang anggota dewan di tengah-tengah masyarakat itu yang sangat kami harapkan, bantuan –bantuan morail dan materil terhadap masyarakat” ujarnya menambahkan.

Pihaknya juga berharap anggota DPRD Kota Tasikmalaya bisa memastikan di jajaran birokrasi pemerintah lebih solid dan tidak saling mengandalkan.

“PC PMII menekankan kepada DPRD Kota Tasikmalaya agar seluruh keputusan yang diambil pemerintah bisa diterima oleh berbagai aspek dan berdampak baik bagi masyarakat” pungkasnya.

Atas dasar tersebut Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Tasikmalaya menuntut beberapa hal, yaitu:

1. Peran serta para anggota DPRD Kota Tasikmalaya terlibat dalam penanganan Virus Corona (COVID-19).

2. Mendorong semua jajaran birokrasi bekerjasama dalam penanganan Virus Corona (COVID-19)

3. Mengawasi Alokasi Anggaran untuk Virus Corona (COVID-19) tepat sasaran

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close
%d blogger menyukai ini: