©mediadesa.id
(0265) 7521140 mediadesa.id@gmail.com
Senin, Juni 17, 2019
InspiratifNasional

Populer di Jepang tapi Sepi Peminat di Indonesia

MediaDesa.idKUNINGAN. Tanah di indonesia terkenal akan kesuburannya, tanaman apapun dapat tumbuh serta berkembang di Indonesia. Maka tak heran setiap daerah di Indonesia mempunyai hasil tanaman yang melimpah serta beraneka ragam, salah satunya di Kampung Mulyaasih, yang berada di Desa Puncak Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan.

Di kampung ini terdapat kebun kesemek atau sering disebut apel ganjen yang menjadi komoditas daerah ini. Tidak tanggung-tanggung dari satu kebun ini bisa menghasilkan 800 hingga 900 Ton kesemek yang dikirim ke berbagai kota di jawa dan Sumatra setiap musimnya. Bahkan di Jepang buah ini dibudidayakan.
Buah yang mempunyai nama ilmiah dios spyras kaki ini mempunyai berbagai manfaat, diantaranya dapat menurunkan berat badan, menyehatkan sisem pencernaan serta dapat membantu menjaga daya tahan tubuh. Selain itu buah dapat dikonsumsi dalam keadaan segar juga dapat diolah menjadi jus, sale dan manisan.

Menurut Kang Idis, salah satu pemborong buah kesemek di kampung Mulyaasih. Kebun kesemek yang berada di kampungnya ini berbuah satu tahun sekali antara bulan Mei dan Juni. Beliau mengungkapkan pada kesempatan tertentu bisa mengirim 3 sampai 5 ton buah per-hari ke bebagai kota. Beliau membeli buah ini seharga 2000 sampai 4000 rupiah per-kilogram dari petani, dan di pengecer harga buah ini bisa mencapai 15000 rupiah per-kilogram.

Kendala yang dihadapi adalah buah cepat membusuk, sulitnya pengolahan serta kurangnya peminat menjadi tantangan tersendiri dalam memasarkan buah ini. Padahal kandungan gizi buah kasemek ini lebih besar dari buah apel, beliau berharap semakin banyak masyarakat yang mengetahui manfaat buah ini agar semakin banyak yang mengkonsumsi serta merasakan manfaatnya. (Budi Hartono)

  • 53
    Shares
Baca Juga  Jasa Marga akan Tutup Sementara 4 Rest Area Tol Jakarta-Cikampek

Tinggalkan Balasan