Desa

Posbakum Desa Sukaasih Bentuk Komunitas Keluarga Sadar Hukum

TASIKMALAYA – Bekerjasama dengan LBH Ansor Kabupaten Tasikmalaya dan DPC Peradi Tasikmalaya, Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Desa Sukaasih Kecamatan Singaparna mengadakan Sosialisasi dan Pembentukan Komunitas Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) pada Sabtu (16/11/2019).

Ketua Posbakum Desa Sukaasih Tete Suherman mengatakan bahwa Sosialisasi dan Pembentukan Komunitas Keluarga Sadar Hukum ini merupakan tindak lanjut dari MoU Gerakan Desa Sadar Hukum dengan LBH Ansor Kabupaten Tasikmalaya yang telah dilakukan pada bulan Januari 2019.

“Setelah kami mendapatkan pendidikan dan pelatihan keparalegalan dari LBH Ansor dan DPC Peradi selanjutnya realisasi dari program desa sadar hukum tersebut adalah sosialisasi dan pembentukan Komunitas Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum)” ujar Tete.

Setelah menggelar sosialisasi dan pembentukan Komunitas Keluarga Sadar Hukum ini Posbakum Desa Sukaasih akan menggelar rapat kerja internal dengan koordinator komunitas Keluarga Sadar Hukum.

“Secepatnya Posbakum desa sukaasih akan merumuskan langkah-langkah atau upaya-upaya serta program kerja posbakum desa sukaasih untuk terciptanya desa sukaasih yang sadar akan hukum” terang Tete menambahkan.

Ketua LBH Ansor Kabupaten Tasikmalaya Asep Abdul Rofik mengatakan bahwa tujuan kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan Komunitas Keluarga Sadar Hukum ini adalah untuk membantu masyarakat dalam mengakses keadilan lebih dekat dan cepat.

“Harapannya agar masyarakat atau penerima bantuan hukum di Desa lebih mudah dengan adanya pengorganisasian” terang Asep.

Officer Program eMpowering Acces to Justic (MAJu) DPC Peradi Tasikmalaya Ajat Sudrajat mengatakan bahwa pembentukan Keluarga sadar hukum di Desa adalah upaya untuk memperkuat kelompok masyarakat agar lebih melek terhadap hukum.

Ajat juga mengatakan sosialisasi dan pembentukan Kadarkum ini baru dilaksanakan di 5 desa dan ditargetkan tersebar diseluruh desa se-kabupaten Tasikmalaya dalam jangka waktu 5 tahun.

Baca Juga  Kejari Ciamis Akan Kawal Dana Desa

“Target awal membentuk Kadarkum, posbakum, dan melaksanakan pendidikan paralegal di 39 desa, di seluruh kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, 5 tahun kedepan mudah-mudahan bisa membentuk Posbakum dan kadarkum di 351 desa se Kabupaten Tasikmalaya” terang Ajat.

Menurut Ajat Komunitas kadarkum ini akan menjadi mitra strategis dari POSBAKUM yang sudah dibentuk.

“Kolaborasi ini akan terus diperkuat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam merancang produk hukum yg lebih inovatif, serta mendorong keterlibatan warga dalam penyelesaian kasus/sengketa di level desa” ujarnya.

Ajat juga mengatakan bahwa Kadarkum diproyeksikan menjadi penggerak desa sadar hukum, serta terlibat aktif dalam memberikan penyadaran hukum bagi masyarakat luas. Menurutnya dengan semakin banyaknya masyarakat Indonesia sadar penegakan hukum, maka akan mampu mendorong kemajuan sebuah daerah. Karena kesadaran hukum berkorelasi positif dengan kemajuan sebuah daerah.

“Wujud negara hukum akan terlihat dari tingkat kepatuhan masyarakat, tingkat kesadaran hukum masyarakat. Hal tersebut merupakan kunci bagi terciptanya kehidupan bernegara dan bermasyarakat yang aman, tertib, dan damai” pungkasnya.

Penulis: Budi

Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close