©mediadesa.id
(0265) 7521140 mediadesa.id@gmail.com
Senin, Juni 17, 2019
Nasional

Potensi SDA yang Banyak dilupakan Kaum Muda

MediaDesa.id – Jakarta – “‎Kita tanyakan langsung kepada kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia,” ungkap Sabolah saat Persentasi‎ pada Tadarus Maritim yang dilaksanakan di Graha Mahbub Junaidi Jalan Salemba Tengah, Jakarta Pusat 2 Juni 2018 Silam.

Sekretaris Jendral PB PMII Sabolah El – Kalambi ‎pertanyakan soal Import garam ditengah melimpahnya kekayaan maritim. Ia membuktikan bahwa pengelolaan kekayaan maritim belum optimal. Ia mempertanyakan apakah ada kaitannya dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Sementera itu, ‎Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan RI M Zulfikar. optimis organisasi sebesar PMII berpeluang besar dalam mengelola potensi laut yang selama ini belum tergarap secara optimal. Ia menyayangkan potensi laut banyak dicuri oleh asing ia memastikan belakangan ini tidak kurang 7 ribu kapal asing terbukti salah berlalu lalang mencuri ikan dilaut lepas Indonesia.
ia bercerita soal potensi maritime yang banyak ditinggalkan oleh generasi muda. menurutnya selama ini stigma laut menakutkan, menyeramkan dan stigma tersebut masih tertanam di benak generasi muda kebanyakan

“Sehingga potensi kekayaan laut ditinggalkan, akibatnya tidak banyak masyarakat kita yang melaut, menjadi pengusaha di laut dan justru orang – orang asing yang menguasainya. pemahaman ini harus tertanam karena laut adalah masa depan kita,” ungkap


Oleh karenanya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI menyambut betul inisiatif PB PMII yang akan melangsungkan pelatihan kader maritim pada Juli 2018 mendatang. dalam rangka menyiapkan generasiuntuk mengelola potensi kekayaan maritime.

“Kesadaran ini perlu kita tanamkan karena kalau kita memegang potensi kekayaan laut. Negara kita akan menjadi super power inilah yang ditakutkan oleh bangsa lain makanya sejak dari awal kita dibius dengan bercocok tanam dan laut di tinggalkan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PB PMII Bidang kemaritiman Ayi Sopwanul Umam menyatakan Sekolah kader Maritim ini akan di laksanakan pada Juli 2018 mendatang yang akan tersebar di berbagai Zona dimaksudkan untuk membekali kader – kader PMII dalam mengelola laut.

“Peluang besar ini mesti kita sambut dengan menyiapkan sumber daya manusia dengan kompetensi yang memadai,” ungkapnya.
selain itu, mulai saat ini bidang kemaritiman PB PMII mengintruksikan khususnya kepada kader – kader PMII agar senantiasa mengkonsumsi ikan hasil tangkap nelayan agar nilai ekonomi bagi nelayan bisa meningkat secara signifikan (Sopwan)

Baca Juga  Benarkah Prabowo Terlibat Dalam Kasus 98?

Tinggalkan Balasan