Nasional

Refleksi Hari Kebangkitan Nasional

Setiap kali kita melihat kalender yang terpampang tanggal 20 Mei yang merupakan hari kebangkitan Nasional, seolah kita tertegun sedikit menundukan kepala. Karena saat itu adalah momentum para pendahulu kita ketika menggembor-gemborkan dan membangkitkan jiwa nasionalisme yang sudah melekat dan memilih melepaskan diri dari kaum penjajah.
Di tanggal ini juga ditandai dengan bangkitnya pemuda-pemudi Indonesia, maka terciptalah sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Sampai pada tanggal 20 mei 2018, 110 tahun hari kebangkitan Nasional hanya ditandai dengan ceremonial belaka, ucapan-ucapan selamat terpangpang pada status status Facebook, story whatsapp serta media sosial lainnya. Tetapi tidak pernah menjadi realisasi yang nyata dimana hari kebangkitan ini seharusnya menjadikan semakin tumbuhnya rasa nasionalisme, dan tumbuhnya jiwa-jiwa yang sempat terkungkung jauh di dalam sanubari.
Hari kebangkitan Nasional semestinya ditandai dengan kebangkitan insfratruktur, kebangkitan pendidikan nasional, kebangkitan ekonomi Indonesia, dan kebangkitan dalam segala hal bukan hanya kebangkitan teror-teror di beberapa daerah yang menyebabkan keresahan masyarakat. Namun fakta yang kita ketahui bahwa Indonesia masih mempunyai beberapa PR yang belum terselesaikan, yang pertama adalah menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan pada bulan Agustus 2017 data pengangguran mencapai 7.04 juta jiwa, ada kenaikan 10.000 ribu jiwa dari data sebelumnya pada tahun 2016 yaitu 7.03 juta jiwa. Sedangkan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur oleh Gini Ratio adalah sebesar 0,393 pada Maret 2017. Angka ini menurun sebesar 0,001 poin jika dibanding dengan gini rasio pada September 2016 yang sebesar 0,394%. Dan masih banyak lagi PR yang harus diselesaikan oleh pemerintah termasuk pengesahan UU tentang teroris yang menjadi pro kontra hingga saat ini.

Baca Juga  Jokowi Diprediksi Tak Hadiri Hari Santri Di Tasikmalaya
[bs-quote quote=”Maka di hari kebangkitan ini mari kita semua sama-sama merefleksikan diri, untuk membangkitkan rasa nasionalisme di tengah-tengah aksi teror yang tidak menginginkan negara ini utuh” style=”default” align=”center” author_name=”Hafidulloh S” author_job=”Wk. Sekretaris Eksternal PKC PMII Jabar” author_avatar=”https://mediadesa.id/wp-content/uploads/2018/05/img-20180520-wa00233445192592269656549.jpg”][/bs-quote]

Hafidulloh.S – MediaDesa.id

Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close