Budaya

Sanjaya Grup Cikalong Terus Lestarikan Angklung

TASIKMALAYA – Sanjaya Grup asuhan Punduh Sodongwangi Desa Sindangjaya Cikalong, Upaedin terus berusaha melestarikan angklung. Mereka mengumpulkan pemuda agar berkeinginan mempelajari seni musik tradisional bambu itu agar tidak punah.

“Kami berusaha melestarikan seni musik tradisional ini yang memang didaerah kami sudah mulai hilang. Para pemuda disini dikenalkan bagaimana bermain angklung,” kata Upaedin beberapa waktu lalu.

Menurut Upaedin, untuk mengikat para pemuda tersebut dibuatkan nama grup dengan nama Sanjaya. Hal ini untuk membangkitkan kembali Grup Angklung asal daerahnya yang sudah melanglangbuana pentas dimana-mana.

“Dulu pernah ada grup angklung terkenal disini. Karena pemainnya sudah pada tua, maka kita regenerasikan. Maka dinamai Sanjaya yang diambil dari nama desa yakni desa sindangjaya,” ujarnya.

Tiap malam minggu pun, tutur Upaedin, jadi malam latihan dalam mengasah keterampilannya.

“Kami jajaran desa juga sangat mendukung karena di desa ini pernah ada grup angklung namun telah lama tak aktif. Nah sekarang kita aktifkan dengan personil berbeda tapi dalam bimbingan pemain lama,” ucap Sekretaris Desa Sindangjaya, Sobirin menambahkan.

Sobirin pun optimistis Sanjaya Grup akan menjadi ikon kesenian Desa Sindangjaya karena desa ini pernah memiliki grup calung terkenal yang melanglangbuana. (Ihsan, AZ)

Baca Juga  Naik Kuda Batu di Kaki Gunung Syawal Ini Bisa Pusing dan Kesurupan
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close