Inspiratif

Sapei, ST Dari ITB Ke DPD

Bagi para petani, nelayan dan buruh tak asing lagi dengan nama Sapei. Ia aktivis Jawa Barat yang tanpa pamrih dan lelah terjun langsung ke masyarakat bawah jika mendengar ada ketidakadilan.

Sejumlah organisasi pendampingan pun digeluti mulai sebagai Ketua Dewan Sekolah Kepemimpinan untuk Pembaruan Desa dan Agraria (SKPDA), Inisiator dan Pengajar pada Sekolah Politik Anggaran (SEPOLA) Inisiatif, Koordinator Dewan Sekolah Politik Pembaruan Agraria (SPORA), serta pengajar dipelbagai pelatihan pemberdayaan dan pengorganisasian masyarakat.

Mendirikan dan memimpin Perkumpulan Inisiatif, menjadi Ketua Majelis Pengarah Organisasi (MPO) Konfederasi Pergerakan Rakyat Indonesia (KPRI), aktif di Presidium Sarasehan Warga Bandung (SAWARUNG) serta Peneliti AKATIGA dan B-Trust.

Diwaktu luang, kerap juga membuat lagu dan belajar aksara Sunda kuno bersama Mukti-Mukti sekaligus aktif sebagi penggiat di Majelis Sastra Bandung (MSB).

Keaktipan Sapei memang terbentuk sejak lama. Menempuh pendidikan di Institute Teknologi Bandung (ITB) menggiring dia untuk praktek langsung, pengetahuan dan pemahaman terkait dengan kebijakan publik, politik dan perubahan sosial.

Ditambah pendidikan non formal keluar negeri melalui keikutsertaannya sebagai Fellow of American Council for Young Political Leader (ACYPL) Program pada tahun 2012, pelatihan dalam bidang “Pro Poor Participatory Budgeting” di Porto Allege, Brazil pada tahun 2005, dan pendidikan singkat mengenai “People Based Advocacy” di Pune, Maharashtra, India pada tahun 2002.

DPD
Maju mewakili Jawa Barat ke Dewan Perwakilan Daerah (DPD) bukan tanpa sebab. Ada agenda yang sedang diperjuangkan yang lebih tepat diparlemen.

Mendorong terjadinya perubahan struktur penguasaan dan pemanfaatan sumber daya agraria serta sumber daya alam lainnya, mendorong peningkatan produktivitas masyarakat untuk dapat menikmati hasil kerjanya secara adil serta mendorong pelayanan pendidikan dan kesehatan yang adil, terjangkau dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat menjadi bagian motivasi Sapei ke DPD.

Baca Juga  Tangan Yusuf Ubah Keripik Singkong Tembus Ekspor Tiga Negara

Maka tak heran, Posko pemenangan Sapei di Cikutra Kota Bandung selalu ramai memberi dukungan pada Sarjana Planologi ITB ini.

Nomor 59 pun jadi nomor yang disematkan KPU Jawa Barat pada Pemilu 2019 ini yang dalam proses pendaftaran sampai verifikasi dan penetapan sebagai calon tetap tanpa melakukan perbaikan lagi. Sapei dengan mudahnya melenggang bersama 49 calon lain.

Dengan komitmen untuk turut memperjuangkan fungsi dan kewenangan DPD RI sehingga secara efektif mampu menjawab harapan masyarakat melalui produk undang-undang yang baik dan anggaran publik yang berkeadilan, Sapei sangat siap mewakili masyarakat Jawa Barat.

“Semoga pertanda baik karena persyaratan saya tanpa harus ada perbaikan,” ujarnya sambil berpesan sampai jumpa dibilik TPS pada tanggal 17 April 2019.

“Hadirlah dengan riang gembira dan penuh cinta,” kata Sapei. (Mesa)

Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close