Budaya

Satukan Pemuda, Kandaga Pilih Ketua Pengurus Majelis Bantarpayung

TASIKMALAYA – Ratusan muda-mudi berbondong-bondong hadiri acara pemilihan Ketua Pengurus Majelis Bantarpayung, bertempat di Gedung Al-Wustho, Bantarpayung, Cisaruni, Padakembang, malam minggu, 13 Juni 2020.

Agenda ini merupakan tindak lanjut dari musyawarah sebelumnya yang dilaksanakan di Mesjid Nurut Taohid, Bantarpayung, 8 Juni 2020 yang membincangkan kehendak muda/mudi untuk membuat wadah penyatuan.

Menurut ketua umum Kandaga Acep A. Rijalulloh, S.Kom.I., M.Ag., agenda pemilihan ketua ini adalah bentuk wadah penyatuan para pemuda.

” Agar tidak terjadi multi organisasi dan kepemimpinan, kita lakukan pemilihan ketua pengurus majelis Bantarpayung dan sekitarnya ” ungkap Acep. (13/06/2020).

Menyusul adanya dugaan umum yang keliru, ia menjelaskan bahwa Kandaga bukan hanya untuk keturunan Bantarpayung saja.

” Kandaga adalah wadah organisasi untuk para keturunan dan murid-murid simpatisan Eyang Sepuh Bantarpayung dan dari keturunannya” katanya.

Menurutnya organisasi yang mempunyai motto : Berkifrah untuk Agama dan Negara ini sudah diakui oleh negara dengan SK Kemenkumham No : AHU-0003412.AH.01.07.TAHUN 2018.

” Organisasi ini dibentuk di Bantarpayung dalam Forum Musyawaroh perwakilan seuweu siwi Bantarpayung pada tanggal 14 Februari 2018. Disahkan secara hukum di kemenkumham di bulan maret pada tahun yang sama”, tutur Acep.

Selain itu, di dalam kandaga itu sendiri terdapat beberapa susunan kepemimpinan, antara lain kandaga sepuh yang terdiri dari para sesepuh Bantarpayung, kandaga laksana terdiri dari para generasi muda penerus Bantarpayung.

Pimpinan tertinggi Kandaga adalah KANDAGA SEPUH yaitu:
1. KH. Muhammad Sulthon (alm) bin Eyang Sepuh Bantarpayung.
2. KH. Ali Subhan bin Abah Edo bin Eyang Sepuh.
3. KH. Amin Bunyamin bin Ema Ajang binti Eyang Sepuh.
4. Kyai Muhammad Endang Utsman bin KH.Imam Syarif bin Eyang Sepuh.
5. KH. Aonillah Syarif Nurulloh bin Abah Obes bin Eyang Sepuh.

Baca Juga :  PMII STAINU Ajak Kaum Muda Jadi Penerus Pejuang Kemerdekaan

Dari delapan kandidat calon yang berasal dari masing-masing wilayah terpilih R. Awaludin Nazal sebagai ketua pengurus majelis Bantarpayung.

“Nah maka dari itu untuk Kandaga Laksana khususnya kepengurusan Ketua Majelis Pengurus Bantarpayung, kita lakukan pemilihan hari ini” tutur Acep.

Sebagai informasi, Pesantren Bantarpayung memiliki sejarah panjang, tidak kurang dari 200 tahun. Didirikan oleh Syekh Wali Agung Mahmud Bandung (Syekh Hasan Muhammad Zaenal Arif r.a) sebagai keturunan keempat dari Syekh Waliyulloh Pamijahan.

Mencapai masa keemasan pada kepemimpinan Eyang Sepuh (Syekh Muhammad Syarif r.a). Banyak ulama dan pendiri Pesantren yang menjadi muridnya.

Pembentukan Majelis Pengurus Bantarpayung dan sekitarnya (Kandaga tingkat Desa Cisaruni) berlangsung dengan lancar sukacita. Hadir dalam acara ini Babinsa & Babinmas Cisaruni. Jumlah pemilih 165 dari 200 orang yang hadir menjadikan pemilihan ini memiliki nilai spirtual tertentu.

” mudah-mudahan, Bikaromatihi amin al-Fatihah” tutupnya.

(Mesa)

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close
%d blogger menyukai ini: