Selain Ikan Mati, Wisata Arung Jeram Juga Terganggu

oleh -

TASIKMALAYA – Sungai Cikunir yang tercemar pada hari Selasa 27 Agustus lalu mendapat sorotan dari berbagai kalangan, salahsatunya Forum Arung Jeram Indonesia (FAJI) Tasikmalaya.

Nana Sumarna, SE Dewan Pembina FAJI Tasikmalaya sangat menyayangkan kejadian tersebut, pasalnya sungai Cikunir yang merupakan anak sungai Ciwulan tersebut merupakan salah satu arena wisata arung jeram di Tasikmalaya.

” Sungai tersebut merupakan aset berharga untuk wisata arung jeram Tasikmalaya, sudah selayaknya dijaga dan dirawat” ujarnya saat dihubungi Media Desa Rabu, (28/8/2019).

Nana juga menyayangkan kelalaian pemerintah daerah kabupaten Tasikmalaya yang dianggap tidak dapat mengantisipasi kejadian tersebut.

” Seharusnya kan kejadian seperti ini dapat diantisipasi, instansi terkait seharusnya dapat memperhitungkan dampak terburuk dari adanya pabrik di jalur sungai Cikunir dan pencucian galian pasir di hulu sungai tersebut” terangnya.

Kasatreskrim Polres Tasikmalaya AKP. H. Pribadi Atma ikut meninjau lokasi.

” Kita mengetahui dari masyarakat, dari media sosial Facebook salahsatunya, ada ikan-ikan mati dan air keruh,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Kampung Asta Lebak Kelurahan Cibeuti, Kawalu.

Pribadi juga mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait penyebab pencemaran sungai Cikunir.

” Kita juga sudah mengambil sampel, melalui sampel ini kita akan tahu apa sih penyebab ini semua, nanti kita akan melakukan penyelidikan, dari penyelidikan tersebut kita akan mengetahui apakah ada perbuatan sengaja atau kelalaian orang lain sehingga mengakibatkan pencemaran sungai Cikunir ini” pungkasnya.

Penulis : Budi

Baca Juga :  Warga Geger Penemuan Mayat Bayi dengan Kondisi Kepala Tercakar

Berikan komentar