Hukum

Pembakaran Bendera HTI Mulai Disidang

GARUT – Sidang Pembakaran Bendera yang disebut Polisi sebagai Benderanya Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mulai disidang di Pengadilan Negeri Garut, Jalan Merdeka No 123, Senin, 5 November 2018.

Sidang yang mendakwa pengibar bendera, Uus Sukmana itu didampingi tujuh kuasa hukum.

Tak hanya Uus, pelaku pembakar yakni F dan M juga disidang. Mereka dituntut pasal yang sama yakni Pasal 174 KUHP yang berbunyi, barangsiapa dengan sengaja mengganggu rapat umum yang tidak terlarang, dengan mengadakan huru hara atau membuat gaduh, dihukum penjara selama-lamanya tiga Minggu atau denda sebanyak-banyaknya Rp 900.

Ada yang menarik saat sidang Uus digelar. Warga Cibatu yang bekerja sebagai penjaga toko di Bandung ini menolak didampingi pengacara. Akibatnya, tujuh pengacara yang mengaku sudah mendapat kuasa hukum itu meninggalkan ruangan karena Uus “keukeuh” tidak mau didampingi.

Sidang kasus pembakaran bendera HTI ini dimulai pukul 09.00 WIB dengan sidang pertama mendakwa pembakar bendera F dan M. Setelh itu dilanjut sidang untuk pengibar. (Idham)

Baca Juga  Penyelenggaraan PKPA Pasca Terbitnya Permenristekdikti No. 5 Tahun 2019
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close