Peristiwa

Simpangsiur Berita Pelaporan Akun FB ‘MG’, PC GP Ansor Banjar Bersikap

BANJAR – Sebagaimana yang disampaikan kepada Kapolres Banjar, dalam pengaduan PC GP Ansor minggu lalu, tepatnya tanggal 9-9-2020, bahwa Ansor menduga adanya perbuatan ujaran kebencian yang mengakibatkan keresahan masyarakat yang dilakukan oleh akun FB atas nama MG, dengan konten yang telah dibagikannya.

Dalam konten tersebut mengatakan “Herder herder peliharaan istana…” yanh di bawahnya dimuat beberapa foto, salah satu foto tersebut adalah foto Ketua Umum PP GP ANSOR, Gus Yaqut Cholil Qoumas.

Selang sehari sejak pelaporan itu, sekitar pukul 22.30 WIB, Ketua PC GP Ansor Banjar mendapatkan perlakuan persekusi dari oknum-oknum yang mengatasnamakan dirinya FPI beserta ancaman-ancaman yang ditujukan kepada ketua PC GP Ansor Kota Banjar dari pihak MG dan rekannya, sehingga menimbulkan riak di kalangan masyarakat, Nahdiyin dan GP Ansor serta Bansernya.

Sebelumnya sekitar pukul 20.00 WIB sdr. Muhsin (Kepala DPW BIF FPI) silaturahmi ke rumah Sekretaris PC GP Ansor, maksud kedatangannya sebagai Muhibbin MG (setelah siang harinya bertemu dengan MG) bermaksud menanyakan kronologis dan kebenaran berita tentang pelaporan MG.

Kedatangan dari pihak FPI tersebut juga menyampaikan pesan dari MG.

” sangat menyayangkan kenapa engga tabayun dulu” ujar perwakilan dari FPI.

” kita mau tabayun kemana, kita juga belum tahu siapa yang punya akun tersebut, kita melaporkan pemilik akun atas nama MG bukan melaporkan MG, dan kalaupun itu memang punya beliau, harusnya beliau yang datang ke kita menjelaskan kenapa men-share hal semacam itu (yang jelas memuat ujaran kebencian dan melanggar UU ITE),” terang Ahmad Muhtar, sekretaris Ansor Banjar kepada perwakilan FPI.

Di minggu malam, ketua PC GP Ansor Banjar, diundang ke rumah KW dan disitu telah berkumpul beberapa orang yang diantaranya adalah MG, pada pertemuan itu ketua PC Ansor diminta untuk mencabut laporannya di Polres Banjar, atas dugaan ujaran kebencian yg dilakukan oleh akun FB atas nama MG.

Baca Juga :  Cabjari Aceh Selatan Tahan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

Dilain pihak, MG juga tidak mengakui kalau dirinya telah membagikan konten tersebut, walau dirinya membenarkan kalau akun FB tersebut adalah miliknya.

Di hari senin polres Banjar memanggil MG, untuk dimintai keterangan. Dalam penyampaiannya MG yang didampingi FPI dan LPI (mengatasnamakan forum umat Islam) mengklaim bahwa dirinya tidak mengakui telah membagikan konten tersebut serta merasa dizholimi dan menyampaikan telah islah dengan ketua PC GP Ansor.

Menyikapi kabar yang beredar setelah pemanggilan MG ke Polres, pengurus PC GP Ansor mengadakan rapat terbatas, setelah mendengarkan cerita ketua dalam pertemuan dirumah KW, beliau menyampaikan bahwa pertemuan tersebut hanya pra islah, karena pertemuan tersebut hanyalah pertemuan pribadinya dengan MG bukan pertemuan organisasi, (Ansor) mau islah ataupun berlanjut itu bagaimana nanti di Polres Banjar.

Kesimpulan PC Ansor Kota Banjar menyatakan :

  1. Sampai saat ini belum ada yang mengakui sebagai pemilik akun atas nama Muchtar Gozali (MG),
  2. Kalau itu benar milik MG, sampai saat ini belum ada permohonan maaf atas kesalahannya membuat berita ujaran kebencian. Sebaliknya MG ke media malah mengaku didzholimi dan dipermalukan.
  3. Menyerahkan dan mendorong kepada polres untuk terus mengungkap pemilik akun dan memberinya sanksi sesuai aturan yang berlaku.

(Mesa)

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close
%d blogger menyukai ini: