Peristiwa

Sungai Cikunir Tercemar Limbah, Warga Tak Bisa Manfaatkan Air

TASIKMALAYA- Air sungai Cikunir yang berada di bawah jembatan leuwimida tepatnya di Kampung Asta Lebak Kelurahan Cibeuti berbatasan langsung dengan Desa Sukamenak Kecamatan Sukarame tercemar.

Terlihat disekitar sungai ikan-ikan yang mati akibat air yang mengalami perubahan warna menjadi hitam pekat.

Ucu Ramdani (39) warga Kampung Asta Lebak Kelurahan Cibeuti mengatakan bahwa kondisi tersebut telah terjadi sejak hari Selasa 27 Agustus.

” Atos dua dinten sareng ayeuna, anu paling parah mah kamari, cai mulai hideung pekat na teh ti sekitar tabuh 2, katingali lauk oge maraot,” ujar Ucu

Ucu juga merasa heran, karena menurutnya walaupun sudah sejak lama air di sungai Cikunir ini tidak bisa dipakai kebutuhan warga seperti mencuci dan lain sebagainya, tapi tidak sampai membunuh ikan yang ada di sungai.

” Biasana heunteu dugi ka maraot lauk teh, ieu mah langkung-langkung ti diportas, lauk deuleug lauk sapu oge dugi ka maraot,”

Ucu mencurigai bahwa pencemaran sungai Cikunir ini akibat adanya pabrik gula yang ada di desa Cikunir kecamatan Singaparna, karena menurutnya tidak ada lagi pabrik yang berada di sekitar sungai Cikunir selain pabrik gula tersebut.

“Da kapungkur mah sateuacan aya pabrik gula sungai teh tiyasa di angge kebutuhan warga pami kemarau teh, ayeuna mah bujeng-bujeng, malah mah dina waktos-waktos tertentu bau na sok dugika menyengat ka angseu ka pemukiman warga,”

Ucu berharap air sungai bisa kembali seperti semula agar bisa kembali dimanfaatkan untuk kebutuhan warga dikala kemarau.

“Kahoyong mah tyasa kembali sapertos kapungkur supados tiyasa janteun alternatif warga pami nuju musim panas” pungkasnya.

Sementara itu Jajang Jabarudin perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tasikmalaya yang meninjau ke lokasi belum bisa memastikan penyebab tercemarnya sungai Cikunir tersebut.

Baca Juga :  Truk Ayam dari Ciamis Terguling di KM 25 Tol Japek arah Jakarta

“Kami belum bisa memastikan apa penyebabnya, yang jelas hari ini kita ambil sampel untuk diuji di laboratorium,” katanya.

Pihaknya akan menguji air sungai Cikunir tersebut di Laboratorium Pengujian Kualitas Lingkungan PDAM Kota Bandung.

“Akan kita uji di LPKL PDAM Kota Bandung, biasanya 5 hari kemudian baru ada hasilnya, dan insya Allah akan segera kami sosialisasikan hasil dari pengujian tersebut,” pungkasnya.

Penulis : Budi

Tinggalkan Balasan

Close
Close
%d blogger menyukai ini: