Peristiwa

Tasik Oktober Festival Dikeluhkan Pengguna Jalan

TASIKMALAYA – Tasik Oktober Festival (TOF) yang berpusat di Jalan HZ Mustofa (Depan Masjid Agung) sampai kawasan pertokoan Kota Tasikmalaya mendapat keluhan pengguna jalan. Pasalnya sangat mengganggu lalu lintas dan mematikan pedagang dipertokoan HZ Mustofa.

Pasti macet memang, karena jalan yang biasa dua arah menjadi satu arah, termasuk menumpuknya roda empat yang parkir sembarangan. Misal pada Sabtu, 13 Oktober 2018 malam, jalur doktor Soekardjo, Yudanegara, Gunung Sabeulah dan Sutisna Senjaya macet total.

Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Rachmat Sugandar pun langsung menulis situasi tersebut di laman fecebooknya. Ia meminta ada kajian mendalam kalau even semacam festival jika selalu digelar diruas jalan.

“Tapi banyak masyarakat yang tidak menyukai perhelatan Tasik Oktober Festival. Pengguna Lalu Lintas, Pemilik Toko sekitar Jalan HZ Mustofa bahkan masyarakat pada umumnya. Silakan kaji lagi acara-acara seperti ini diruas jalan,” tulis Rachmat.

Meski demikian, Rachmat mempersilakan orang menilai status dia karena pasti ada yang tidak menyukainya juga.

“Tapi kalau ada yang tidak suka pernyataan ini juga silakan saja,” ujarnya.

Warga Panyingkiran yang setiap malam kerap Ngopi di Kedai Bringkod, Jalan dr. Soekardjo, Asep Endang menilai kacaunya perencanaan lalu lintas. Kondisi ini kontraproduktif dengan tujuan utama TOF dalam rangka menyambut HUT Kota Tasikmalaya ke-17 yang malah mengganggu masyarakat pula.

“Apakah perayaan hari jadi mesti mengganggu masyarakat juga ?. Meski bagi sebagian ada yang tak memasalahkan karena bagi mereka terpenting ramai,” ucapnya. (Mesa)

Baca Juga  Jalan Terputus, Banser Berduyun-Duyun Bawa Bantuan Jalan Kaki
Loading...

Tinggalkan Balasan

error: Ⓒ mediadesa.id
Close
Close